LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA PENGARUH KATALIS TERHADAP LAJU REAKSI
JANGAN LUPA KLIK 2 KALI GUYS BIAR LEBIH JELAS
PENGARUH KATALIS TERHADAP LAJU REAKSI
PENGARUH KATALIS TERHADAP LAJU REAKSI
KATA PENGANTAR
Puji syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga laporan ini dapat terselesaikan sebagaimana mestinya. Tak lupa pula salawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada junjungan besar Nabi Muhammad SAW, karena beliau telah membawa umat manusia dari zaman jahiliyah menuju zaman modern yang penuh dengan ilmu pengetahuan seperti sekarang ini.
Tujuan dari penulisan laporan praktikum ini adalah agar semua siswa terutama penulis sendiri dapat mengetahui dan memahami dengan baik mengenai mengenai pengaruh katalis terhadap laju reaksi. Terima kasih penulis ucapkan kepada guru pembimbing mata pelajaran Kimia, semoga ilmu yang diberikan kepada kami semua khususnya penulis dapat bermanfaat. Demikian penyusunan laporan ini semoga bermanfaat bagi penulis dan para pembaca.
Raha, April 2018
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
Katalis banyak digunakan dalam industri dan kehidupan sehari-hari. Katalis dapat dilogikakan seperti ketika seorang anak dan ayahnya sedang berjalan kaki menuju rumahnya. Berapa saat kemudian seorang anak melihat delman yang melintas di depan mereka. Sang anak memiliki keinginan untuk menaiki delman, sedangkan ayahnya tetap memilih untuk berjalan kaki. Anak yang menaiki delman merupakan jalan dengan katalis sedangkan jalan kaki merupakan jalan tanpa katalis.
Katalis didefinisikan suatu zat yang mempercepat laju reaksi kimia pada suhu tertentu, tanpa mengalami perubahan atau terpakai oleh reaksi itu sendiri. Suatu katalis berperan dalam reaksi tetapi bukan sebagai pereaksi ataupun produk.
Zat-zat yang berfungsi sebagai katalis tidak mengalami perubahan massa dan komposisi kimia sampai akhir reaksi. Biasanya hanya sejumlah kecil katalis saja yang dibutuhkan untuk mempercepat laju suatu reaksi kimia. Hal ini disebabkan karena katalis tidak ikut bereaksi sehingga setelah katalis yang satu mempercepat laju reaksi yang satu. Katalis itu bisa mempercepat laju reaksi yang lain.
B. Rumusan Masalah
Bagaimana pengaruh katalis terhadap laju reaksi?
C. Tujuan Praktikum
Untuk menyelidiki pengaruh katalis terhadap laju reaksi.
D. Kegunaan
1. Untuk praktikan sebagai wahana menambah wawasan.
2. Untuk digunakan sebagai sumber informasi untuk penelitian lebih lanjut.
BAB II
KAJIAN PUSTAKA
A. Deskripsi TeoriKatalisator merupakan zat yang mampu mempengaruhi laju reaksi. Dalam kerjanya katalisator akan ikut bereaksi dengan zat-zat reaktaan, tetapi diakhir proses reaksi katalisator tersebut akan memisah kembali. Katalis ada dua macam, yaitu katalis yang bersifat positif dan katalis negatif. Katalis bersifat positif dapat mempercepat laju reaksi. Katalis bersifat negatif merupakan katalisator yang memperlambat laju reaksi, katalisator ini dinamakan ihibitor.
Jika suatu campuran zat tidak dapat bereaksi, penambahan katalis pun tidak akan membuat reaksi terjadi. Dengan kata lain, katalis tidak dapat memicu reaksi, tetapi hanya membantu reaksi yang berlangsung lambat menjadi cepat. Katalis bekerjs secara khusus. Artinya, tidak semua reaksi dapat di percepat dengan satu macam katalis. Dengan kata lain, katalis bekerja hanya pada satu atau dua macam reaksi, tetapi untuk reaksi yang lain tidak dapat digunakan.
Katalis dapat dibedakan kedalam dua golongan yaitu katalis homogen dan katalis heterogen.Katalis heterogen adalah katalis yang ada dalam fase berbeda dengan pereaksi dalam reaksi yang dikatalisnya, sedangkan katalis homogen adalah berada dalam fase yang sama. Satu contoh sederhana untuk katalis heterogen yaitu bahkan katalis menyediakan suatu permukaan dimana pereaks-pereaksi (substrasi) untuk sementara terjerat. Ikatan dalam substrat-substrat menjadi lemah sedemikian sehingga memadai terbentuknya produk baru. Ikatan antara produk dan katalis lebih lemah, sehingga akhirnya terlepas. Katalis homogen umumnya bereaksi dengan satu atau lebih pereaksi untuk membentuk suatu perantara kimia yang selanjutnya bereaksi membentuk akhir reaksi, dalam suatu proses yang memulihkan katalis.
B. Hipotesis
Pengaruh katalis dapat mempercepat laju reaksi pada suhu tertentu.
BAB III
METODE PENELITIAN
A. Variabel Eksperimen
1. Variabel bebas
Jenis zat yang digunakan sebagai variabel bebas, yaitu serbuk MnO2 dan air sabun.
2. Variabel respon
Waktu yang dibutuhkan untuk bereaksi sebagai variabel respon.
3. Variabel kontrol
Konsentrasi dan volume larutan H2O2 sebagai variabel kontrol, yaitu sebesar 3% dan sebanyak 4 ml.
B. Alat dan Bahan
1. Alat
a. Tabung reaksi
b. Gelas ukur 10 ml
c. Pipet tetes
2. Bahan
a. Serbuk MnO2
b. Larutan H2O23%
c. Larutan sabun
C. Prosedur Kerja
1. Mencampurkan 4ml larutan H2O2 3% dan 1 tetes sabun cair ke dalam tabung reaksi. Mengocok dan mengamati perubahan yang terjadi.
2. Melakukan seperti langkah kerja 1, sekarang menambahkan sedikit serbuk MnO2. Mengamati perubahan yang terjadi.
D. Analisis Data
Dari data d iatas dapat diketahiu bahwa sebelum H2O2 di tetesi katalis tidak terjadi reaksi namun ketka H2O2 di tetesi NaCl sabun cair terdapat gelembung gas sedangkan H2O2 di tetesi MnO2 1 tetes terdapat gelembung gas.
Penambahan katalis pada percobaan dapat mempercepat laju reaksi tetapi zat tersebut tidak mengalami perubahankekal atau tidak ikut bereaksi.Katalis hanya mampu mempercepat reaksi dan tidak mampu mampu membuat reaksi. Artinya, katalis bukan berfungsi mengubah zat yang tidakt bereaksi menjadi bereaksi melainkan mengubah zat yang bereaksi lambat menjadi bereaksi cepat.
BAB IV
HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN
Reaksi Pengamatan
H2O2 + 1 tetes sabun cair 52,4 detik
terdapat gelembung gas
H2O2 + MnO2 36,2 detik
terdapat gelembung gas
B. Pembahasan
Dari data di atas dapat diketahui bahwa sebelum H2O2 ditetesi katalis tidak terjadi reaksi. Namun ketika H2O2 di tetesi MnO2 sebanyak 1 tetes terlihat banyak gelembung dan lama-kelamaan larutan tersebut mengeluarkan uap dan api pun menjadi hidup atau menyala
Penamabahan katalis pada percobaan dapat mempercepat laju reaksi tetapi zat tersebut tidak mengalami perubahan yang kekal atau tidak ikut bereaksi. Reaksi mendidih akibat dari tercapainya kesetimbangan karena adanya katalis. Terjadinya kesetimbangan itu merupakan proses eksoterm suhu yang menjadi naik dan sebaliknya.
Karena katalis hanya mampu mempercepat reaksi artinya katalis bukan berfungsi mengubah zat yang tidak bereaksi menjadi bereaksi, melainkan mengubah zat yang bereaksi lambat menjadi bereaksi cepat.
Perubahan setelah reaksi berlangsung hal yang bisa dijadikan indikator berlangsungnya reaski adalah adanya gelembung gas.
Pada reaksi denganMnO2 lama waktu adanya gelembung gas yaitu 36,2 detik. Sedangkan reaksi tanpa MnO2 lama waktu adanya gelembung gas lebih lemah yaitu 54,4 detik reaksi yang berlangsung lebih cepat adalah reaski H2O2 yang di tambahkan dengan MnO2 yaitu 36,2 detik.
BAB V
PENUTUP
A. KesimpulanDari percobaan ini dapat disimpulkan bahwa katalis adalah zat yang dapat mempercepat suatu reaksi tetapi tidak ikut bereaksi dan tidak mengalami perubahan.
B. Saran
Saran saya kepada para asisten agar cara memberikan materi kepada praktikan dibuat lebih menarik agar praktikan tidak jenuh dan tegang saat praktikum berlangsung.
DAFTAR PUSTAKA
Irvan Permana. (2009). Memahami Kimia SMA/MA Untuk Kelas X, Semester 1 dan 2. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
Poppy K. Devi, dkk. (2009). Kimia 1 Kelas X SMA dan MA. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional.
Googleweblight.com/?lite_urlhttp://www.nafium.com/2013/06/pengaruhkatalisterhadap-laju-reaksi.html?
Komentar
Posting Komentar